Profesi Advokat memiliki peran penting dalam upaya penegakan hukum. setiap proses hukum, baik pidana, perdata, tata usaha negara, selalu melibatkan profesi Advokat yang kedudukannya setara dengan penegak hukum lainnya. Seorang Advokat dalam menjalankan tugas profesinya akan memberikan jasa hukum untuk menegakkan hukum dan keadilan untuk kepentingan masyarakat. Peran advokat dilakukan baik di dalam maupun di luar pengadilan.

Di dalam Pengadilan, advokat merupakan salah satu unsur sistem peradilan demi terciptanya proses peradilan yang bebas dan tidak memihak serta berjalannya prinsip due process of law. Sedangkan di luar pengadilan advokat memberikan jasa konsultasi, negosiasi, pembuatan kontrak serta melakukan aktivitas yang meningkatkan keberdayaan hukum masyarakat.

Namun seorang client juga harus mempertimbangkan beberapa hal penting sebelum menggunakan jasa seorang Advokat untuk menangani suatu masalah hukum. adapun beberapa hal yang harus dipertimbangkan yaitu:

  1. Carilah Advokat yang mempunyai bidang keahlian tertentu

seorang client tentu saja ingin menghemat biaya dan waktu dalam menggunakan jasa Advokat, dengan memilih advokat yang mempunyai spesialisasi atau keahlian di bidang tertentu maka advokat tentu saja lebih mempunyai ilmu yang mendalam mengenai prosedur khusus yang berkaitan dengan kasus dan ahli dalam melakukan konsultasi sehingga dapat bekerja secara efektif.

  1. Cari tahu tentang pengalaman Advokat

Meskipun pengetahuan yang diperoleh di sekolah hukum sangat luas, itu tidak dapat dibandingkan dengan tahun-tahun yang didedikasikan untuk mempraktikkan hukum dan pengalaman yang diperoleh di ruang sidang. Pengacara yang berpraktik hukum untuk waktu yang lama lebih cenderung memberikan nasihat yang bermanfaat tentang konsekuensi dan potensi risiko dari langkah-langkah hukum tertentu. Mereka juga lebih terbiasa dengan ruang sidang, terutama dalam prosedur yang rumit.

  1. Memeriksa tingkat keberhasilan

Tujuan client untuk menggunakan jasa advokat tentu saja untuk memenangkan suatu kasus. Oleh karena itu penting bagi client untuk memeriksa tingkat keberhasilan kasus yang dimiliki oleh seorang Advokat. Tingkat keberhasilan seorang Advokat dapat dilihat dari kecakapannya dalam menyelesaikan suatu permasalahan hukum kliennya secara tepat dan efektif, sehingga memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap kepentingan hukum kliennya.

  1. Mempertimbangkan biaya

Untuk kasus-kasus sederhana mungkin dengan memilih advokat yang mempunyai pengalaman baru merupakan salah satu cara untuk menghemat biaya, namun untuk sebuah kasus yang lebih kompleks sebaiknya client memilih advokat yang lebih berpengalaman karena dengan biaya yang mungkin lebih tinggi akan seimbang dengan ilmu yang dimiliki Advokat.

  1. Cari Advokat yang paham bisnis dan hukum

Seorang Advokat tentu saja akan bersifat melindungi client. Tetapi dibanyak kasus seorang Advokat juga cenderung menghindari risiko, dimana sering kali biaya untuk mencegah risiko sebenarnya terhitung lebih tinggi dari perspektif bisnis. Oleh karena itu client harus mencari yang Advokat yang paham dalam sisi hukum dan sisi bisnis, karena pada akhirnya setiap hasil dari keputusan akan berdampak kepada client bukan seorang Advokat.