Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkatan ke – 11 akhirnya resmi dibuka pada Sabtu 5 Maret 2022. PKPA. PKPA yang diselenggarakan secara online ini merupakan kerjasama antara PDN PERADI, Fakultas Hukum Universitas Islam As Syafi’iyah.

Mengawali pembukaan di PKPA Angkatan ke-11, Dr. Efridani Lubis, S.H, M.H., Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam As-Syafi’iyah menginginkan agar penyelenggaraan PKPA dapat membentuk advokat sebagai pilar penegakkan hukum di Indonesia yang juga memiliki integritas mental dan moral yang berpihak kepada masyarakat yang membutuhkannya sebagai prioritas dalam memberikan pelayanan hukum. Karena itu menurut Efridani, untuk dapat memberikan layanan hukum yang optimal, seorang calon advokat memerlukan keterampilan hukum yang mumpuni untuk menjalankan profesi advokat.

Anggara, Kepala Eksekutif ICJR Learning Hub, dalam sambutannya menjelaskan melalui PKPA ini, ICJR Learning Hub berharap para bakal calon advokat nantinya tidak hanya membela perkara secara benar tapi juga membela dengan berpegang teguh pada etika profesi advokat dengan standar yang tinggi.

“Tentu untuk menjadi advokat bukan hanya sekedar menjual jasa hukum, tapi juga ada kewajiban etika profesi yang harus kita ingat bersama-sama, yaitu secara aktif terlibat untuk memberikan jasa hukum secara probono kepada masyarakat miskin dan buta hukum yang membutuhkan di seluruh Indonesia”, ujar Anggara

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Burhan Sidabariba, S.H., M.H., Wakil Ketua Umum DPN PERADI, juga menambahkan bahwa kedepannya seorang advokat bukan hanya sekedar melaksanakan tugas-tugas normatif, tapi lebih dari itu, yaitu turut melaksanakan tugasnya dalam melakukan pro bono dan prodeo, sehingga selain menjadi advokat yang officium nobile juga para peserta PKPA yang nantinya menjadi disumpah ini dapat menjadi negarawan dan memiliki kontribusi di Indonesia.

Sesuai dengan UU No 18 Tahun 2003 tentang Advokat, Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) adalah tahapan yang harus ditempuh oleh seorang Sarjana Hukum untuk menjadi Advokat. Tahap – tahapan lain yang harus ditempuh setelah menjalani PKPA adalah mengikuti Ujian Profesi Advokat dan melakukan magang selama 2 tahun di Kantor Advokat.